Sabtu, 07 April 2012

TIPS MENDAPATKAN PEKERJAAN DAN REZEKI YANG HALAL / Doa Dimudahkan Rezeki dan pekerjaan.



Siapa yang mau mendapatkan rezeki yang mencukupi dan halal? Tentunya semua mau
khan? Nah, ada tips yang penting. Sudah dilaksanakan oleh saudara, beberapa teman dan juga oleh anak didik kami yang semula anjal. Mantan anjal ini akhirnya bisa mendapat pekerjaan yang layak. Ada teman saya yang suaminya di PHK, dengan izin Allah dan usaha keras mendapatkan jalan keluar dari Allah. Bahkan ada kawan yang suaminya pegawai negeri, dengan istiqomah membaca doa dan beribadah, akhirnya bisa naik haji. Alhamdulillah.

Berikut tips nya:

1.Dekatkan diri kepada Allah dan niatkan bahwa kita mencari rezeki dalam rangka ibadah kepada Allah, bukan untuk berfoya-foya atau bermaksiat kepada Allah.

2. Miliki suatu ketrampilan atau keahlian maupun pengetahuan yang mencukupi untuk mendapatkan rezeki.

3. DOA MOHON REZEKI dengan menyebut nama-nama Allah.

وَلِلّهِ الأَسْمَاء الْحُسْنَى فَادْعُوهُ بِهَا

Artinya : “Hanya milik Allah asmaa-ul husna, Maka bermohonlah kepada-Nya dengan menyebut asmaa-ul husna itu.” (QS. Al A’raf : 180)

Baca doa sesudah sholat fardhu dengan mengikuti adab berdoa yaitu: baca istighfar, sholawat kemudian baca doa:

"ALLAAHUMMA ...              YAA AHAD
YAA WAAHID   .....               YAA MAUJUUD
YAA JAWWAAD ...                YAA BAASITH
YAA KARIIM...                     YAA WAHHAAB
YAA DZATHTHOULI ...        YAA GHONIY
YAA MUGHNII  ...                YAA FATTAAH
YAA ROZZAAQU...               YAA 'ALIIM
YAA HAYYU ...                     YAA QOYYUUM
YAA ROHMAAN ...               YAA ROHIIM
YAA BADII'AS SAMAWATI WAL ARDH
YAA DZAL JALALI WAL IKROOM
YAA HANNAAN...                YAA MANNAAN

INFAHNI MINKA BI NAFAHATIN KHOIRIN TUGHNINII 'AMMAN SIWAAKA"

Artinya :
Wahai Allah...                          Dzat Yang Maha tunggal....
Yang tidak memiliki bagian...           Yang tidak menyerupai makhluk dan tidak ada sekutu,
Yang Maujud...                                 Yang amat murah hati,
Yang melapangkan rezeki...             Yang Maha mulia,
Yang Maha memberi...                     Yang memiliki anugrah,
Yang Maha kaya...                            Yang Maha membuka,
Yang Maha memberi rezeki...          Yang Maha mengetahui,
Yang Maha hidup...                          Yang berdiri sendiri,
Yang Maha pengasih...                     Yang Maha penyayang,
Yang Maha menciptakan langit dan bumi,
Yang memiliki keagungan dan kemuliaan,
Yang Maha pengasih...                    Yang Maha memberi,

Semerbakkanlah aku dari Mu dengan semerbak yang baik yang dapat mencukupi aku dari selain Engkau.


NB: Untuk menghafal Asmaul Husna yang lengkap bisa lihat "Video Asmaul Husna" di blog ini.

4. Biasakan sholat dhuha dan baca doa sholat dhuha, sebagai berikut:

"Allohumma innad dhuha'a dhuha uka, wal baha'a baha uka, wal jamala
jamaluka, wal quwwata quwwatuka, wal qudhrota qudhrotuka, wal ismata
ismatuka, Allohumma in kana rizqi fii sama'i fa'anzilhu, wain'kana fil ardhi fa
akhrijhu, wa'inkana mu' syaron fa yasyirhu, wa'in kana haroman fathohirhu, wa'inkana ba'idan faqorib'hu, bihaqi dhuha'ika, wabaha'ika, wa'jamalika, wa quwwatika, wa qudhrotika, aatini ma'ataiyta ibadakas sholihin "

5. Optimis, berfikir positif. Selalu berprasangka baik terhadap Allah dan terhadap sesama. Dalam hadis Qudsi Allah berfirman: "Aku sebagaimana prasangka hambaKu".

6. Rajin bersedekah.

Mengenai sedekah, saya jadi ingat pengalaman pribadi yang tak terlupakan... Hari itu saya sedang naik angkot ke arah BSD, saya penumpang satu-satunya. Di perjalanan supir angkot memberi sumbangan kepada orang yang mengumpulkan dana untuk pembangunan masjid sambil berdoa keras-keras. Terus terang saya heran melihat tingkah laku si sopir. Kemudian tanpa ditanya sang sopir bercerita. Kira-kira begini ceritanya: " Bu, saya pernah narik angkot siang-siang, belum dapat setoran baru dapat sekitar 3 ribu. Di perjalanan saya lihat ada nenek nenek ndeprok di pinggir jalan. Saya berhenti dan menawarkan nenek tersebut untuk naik, tapi si nenek menolak, katanya tidak punya ongkos. Saya bilang " Naik aja nek, ngga usah bayar ..." akhirnya si nenek naik angkot dan saya antar ke tempat tujuannya, kemudian waktu turun saya berikan uang Rp 3000,- yang saya punya....Bu, setelah itu saya ngga pernah kekurangan setoran. Lihat! sekarang setoran saya hari ini sudah terkumpul"..Padahal hari belum terlalu siang baru sekitar jam 10. Kemudian si sopir melanjutkan "Tapi saya ngga pernah lihat nenek-nenek itu lagi bu, jangan-jangan dia malaikat ya ...". Wallahu 'alam. Mungkin aja ya. Memang janji Allah itu benar, Dia akan melipat gandakan sedekah. Dan dari contoh sopir angkot di atas kita bisa ambil kesimpulan bahwa kalau mau sedekah ngga usah tunggu kaya ya, yang penting ikhlas. Justru sedekah yang dikeluarkan pada waktu susah itu nilainya lebih tinggi.


Tips tambahan
Tips di atas alhamdulillah sudah terbukti mujarab (emangnya obat :)...). Namun kalau mau usaha lebih keras lagi ada satu tips yang mungkin agak sulit namun "worth it", yaitu menghafal surah Al Waqiah. Untuk metode menghafal agar tidak mudah lupa bisa dilihat di posting saya yang terbaru (Sept 2011).

Saya baru saja mendengar cerita dari teman saya. Dia membina anak anak jalanan, menyalurkan SPP dan kebutuhan sekolah mereka. Tadi pagi ada tiga anak yang datang mau minta dana SPP dan untuk membeli celana yang sudah usang. Teman saya kira kira mengatakan begini: "Nanti ya, saya belum dapat dana lagi. Sekarang kamu setor aja hafalan surah Al Waqiah". Memang sebelumnya dia menganjurkan anak anak ini untuk menghafalkan surah Al Waqiah.

Salah satu anak baru menyetor sampai ayat ke 20, ketika tiba tiba ada suara motor menderu. Subhanallah... teman saya sampai gemetar, temannya yang biasa menitipkan uang infaq, datang naik motor pinjaman membawa uang 1 juta rupiah. Anak anak juga sampai terbengong bengong. Kok, seperti "Sim Salabim ...Abrakadabra....". Eh, salah itu mah istilahnya penyihir. Kalau Allah mau menjadikan sesuatu mudah sekali ya, "Kun faya kun". "Jadilah, maka jadilah ia".
Bayangkan itu baru 20 ayat, anak tadi memang baru hafal 20 ayat. Bagaimana kalau sampai selesai menghafalnya. Subhanallah...

Ketika kejadian ini disampaikan di pengajian. Teman yang menyetorkan uang tadi mengatakan "Saya baru pulang dari bepergian, mobil sudah dimasukkan ke garasi. Baru mau istirahat, saya teringat uang titipan untuk anak jalanan. Tadinya saya malas mengantarkan dana itu, sedang cape. Tapi khawatir, jangan jangan anak anak membutuhkan dana tersebut." Maka ia keluar lagi dari rumah meminjam motor tetangga yang memang sudah siap, langsung berangkat mengantar uang 1 juta. "Seperti ada yang menggerakkan", katanya. Siapa yang menggerakkan? tentunya Allah SWT...Allahu Akbar !!


Ok deh. Diamalkan ya. Semoga harta yang kita peroleh berkah. Kalau menurut saya harta tidak perlu melimpah, cukup pas-pasan aja. Pas butuh pas ada. Pas anak mau sekolah, pas rezeki ada, pas mau naik haji pas rezeki ada....enak kan .. :)

NB: Thanks for my younger sister, Anita who shared this prayer. Jazakillah khoir.
Gambar diambil dari miracle4all.blogspot.com.

Sumber : -Dakwah Untuk Para Remaja-

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar